Healthy
with puasa
Puasa adalah mencegah (imsak)makan, minum, dan
segala sesuatu yang membatalkannya dari terbit fajar shadiq(shubuh) sampai
terbenamnya matahari(maghrib)
Di syariatkannya ibadah puasa bagi orang yang
beriman sebagaimana umat-umat terdahulu semata-mata untuk meningkatkan kadar
ketakwaan kepada Allah. Dalm Qs. Al-Baqarah:83, kadar ketakwaan yang ingin di
di bangun melalui ibadah puasa meliputi dua wilayah, Yi;
1.
Wilayah personal, puasa
menjadikan jiwa Qta tetap suci dan terkontrol dari perbuatan-perbuatan munkar.
Jika stabilitas jiwa terkontrol, maka dengan sendirinya akan menumbuhkan
sikap-sikap terpuji seperti jujur dan dapat di percaya.
2.
Wilayah sosial,puasa
menjadikan Qta bisa merasakan penderitaan para fakir miskin yang setiap harinya
serba kekurangan.
“barang siapa
berpuasa karena iman dan mengharap pahala, maka di ampuni dosa-dosanya yang
telah lalu.”
(HR. Bukhari Muslim)
Hal-hal yang membatalkan puasa
a. Makan dan minum,
serta memasukan segala sesuatu secara sengaja melalui lubang tubuh yang
mengarah ke perut.
b. Mutah di sengaja
c. Bersenggama
d. Keluar darah
haid atau nifas
Ada dua
macam puasa, Yi;
Puasa wajib,
puasa yang apabila di laksanakan berpahala apabila di tinggalkan berdosa,
seperti puasa di bulan ramadhan dan puasa nazar
Puasa sunah,
puasa yang bersifat anjuran, apabila di laksanakan berpahala di tinggalkan
tidak berdosa, seperti puasa daud, seninkamis, puasa mutih dll.
Orang yang
mendapatkan ruhshohnya puasa
1.
Perempuan yang sedang haid dan nifas
2. Orang yang
sedang sakit yang apabila berpuasa maka akan semakin parah sakitnya
3. Orang yang
sedang bepegian(musafir)
4. Orang hamil atau
menyusui
5. Pekerja berat
yang tidak bisa di hindari pada saat bulan ramadhan datang
Pengampu : Drs. H. SOKHIBI, M.Pd.I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar