Minggu, 20 Desember 2015

Healthy with Puasa (Fiqh Gaul)



Healthy with puasa

Puasa adalah mencegah (imsak)makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkannya dari terbit fajar shadiq(shubuh) sampai terbenamnya matahari(maghrib)
Di syariatkannya ibadah puasa bagi orang yang beriman sebagaimana umat-umat terdahulu semata-mata untuk meningkatkan kadar ketakwaan kepada Allah. Dalm Qs. Al-Baqarah:83, kadar ketakwaan yang ingin di di bangun melalui ibadah puasa meliputi dua wilayah, Yi;
    1.        Wilayah personal, puasa menjadikan jiwa Qta tetap suci dan terkontrol dari perbuatan-perbuatan munkar. Jika stabilitas jiwa terkontrol, maka dengan sendirinya akan menumbuhkan sikap-sikap terpuji seperti jujur dan dapat di percaya.
    2.       Wilayah sosial,puasa menjadikan Qta bisa merasakan penderitaan para fakir miskin yang setiap harinya serba kekurangan.
“barang siapa berpuasa karena iman dan mengharap pahala, maka di ampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari Muslim)
Hal-hal yang membatalkan puasa
    a.       Makan dan minum, serta memasukan segala sesuatu secara sengaja melalui lubang tubuh yang mengarah ke perut.
    b.       Mutah di sengaja
    c.       Bersenggama
    d.       Keluar darah haid atau nifas
Ada dua macam puasa, Yi;
Puasa wajib, puasa yang apabila di laksanakan berpahala apabila di tinggalkan berdosa, seperti puasa di bulan ramadhan dan puasa nazar
Puasa sunah, puasa yang bersifat anjuran, apabila di laksanakan berpahala di tinggalkan tidak berdosa, seperti puasa daud, seninkamis, puasa mutih dll.
Orang yang mendapatkan ruhshohnya puasa
   1.        Perempuan yang sedang haid dan nifas
   2.       Orang yang sedang sakit yang apabila berpuasa maka akan semakin parah sakitnya
   3.       Orang yang sedang bepegian(musafir)
   4.       Orang hamil atau menyusui
   5.       Pekerja berat yang tidak bisa di hindari pada saat bulan ramadhan datang

    Pengampu : Drs. H. SOKHIBI, M.Pd.I


Tidak ada komentar:

Posting Komentar